Operator Matematika Utama Python
Python logo

Operator Matematika Utama Python

Operator Matematika Utama Python yang dimaksud di sini adalah operator-operator paling dasar yang digunakan dalam penyelesaian operasi matematika dalam Python. Biasanya operator-operator ini disebut operator aritmatika python. Ada tujuh operator matematika utama python yaitu:

  • + penjumlahan
  • – pengurangan
  • * perkalian
  • / pembagian
  • ** perpangkatan
  • % modulus
  • // (floor division). yang terakhir ini bikin bingung menerjemahkannya ke bahasa Indonesia. Salah-salah bisa jadi “bagi lantai” atau “divisi lantai”. Malah jadi aneh. Nanti ada penjelasan sendiri.

Okay, kita sudah tahu apa aja yang masuk dalam kelompok operasi aritmatika Python. sekarang saatnya kita bahas mereka satu per satu.

Operator Penjumlahan (+)

Secara intuitif kalian pasti paham apa yang dilakukan oleh operator ini. Operator penjumlahan digunakan untuk menjumlahkan dua bilangan. Kalau kalian mengetikkan kode 2+3 di console python, inilah yang akan kalian dapat:

>>> 2+3

5

>>>

Itu kalau kamu operasikan di dalam console. Masalahnya, kalau kodenya panjang, akan lebih baik kalau membuat sebuah script .py. Ini yang biasa dilakukan oleh programmer. Nah, jika ingin memasukkannya ke dalam script untuk di run, jangan lupa tambahkan print(). Jika tidak, hasilnya tidak ditampilkan. Begini kodenya kalau kamu mau menghitung sekaligus menampilkannya.

print(2+3)

Operator Pengurangan (-)

Penulis ngga akan bicara panjang lebar tentang operator pengurangan karena cara operasinya mirip dengan penjumlahan.

2-3 –> kalau dalam console

print(2-3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

Operator Perkalian (*), perpangkatan (**) dan Pembagian (/)

Untuk mengalikan dua bilangan, dalam kode Python digunakan tanda bintang (*) sedangkan untuk pembagian digunakan tanda garis miring (/). Nah, untuk pangkat, bisa gunakan tanda **. Contohnya 2 ** 3 artinya 2 pangkat 3. Penulisannya dalam Python adalah sebagai berikut:

Untuk perkalian:

2*3 –> kalau dalam console

print(2*3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

Untuk pembagian:

2/3 –> kalau dalam console

print(2/3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

Untuk perpangkatan

2**3 –> kalau dalam console

print(2**3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

Operator Modulus (%) dan Floor Division (//)

Mungkin yang memerlukan keterangan tambahan di sini adalah dua operator ini. Operator modulus menghitung nilai sisa hasil bagi dari suatu operasi matematika. Well, kalau kalian lupa apa itu sisa hasil bagi (mungkin gara-gara terlalu gampang), sisa hasil bagi adalah bagian dari hasil pembagian yang tidak menghasilkan bilangan bulat. Dalam bahasa inggris disebut remainder.

Masih belum jelas?

Coba kita pelajari dengan contoh ya. Misalnya 7 bagi 2 (7/2). Kalian mungkin langsung bilang 3.5. Ya ini benar. Tapi yang penulis maksud di sini adalah 3 sisa 1. Nah, kalau kalian biasa mengerjakan pembagian dengan metode bagi kurung, hal ini tidak akan asing lagi.

Contoh berikutnya: 2 bagi 7 (2 / 7). Hasil baginya adalah nol (0), sisanya 2. Sisa dua inilah yang disebut dengan modulus sedangkan 0 adalah nilai floor divisionnya.

Paham? Syukurlah.

Belum paham? Tenang, ada latihan yang nanti bisa dicoba.

Pengkodeannya dapat dilihat di bawah ini:

2%3 –> menghitung modulud kalau dalam console

print(2%3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

2//3 –> menghitung floor division kalau dalam console

print(2//3) –> dalam script python (.py) kalau ingin menghitung dan menampilkan

Operasi Aritmatika Panjang

Kalau operasi matematika kamu cukup panjang dan menggunakan bermacam-macam operator, Itu tidak masalah. Tinggal diketik seperti biasa. Contohnya bisa dilihat di bawah ini:

2 * 7 + 6 + 2 ** 3 – 9 / 7

atau

print(2 * 7 + 6 + 2 ** 3 – 9 / 7)

Perlu dicatat bahwa prioritas operasi matematika dalam Python ada tingkatannya. Kalau ada operasi perpangkatan, kali-bagi, dan tambah-kurang, operasi perpangkatan akan dikerjakan terlebih dahulu, kemudian operasi kali bagi, barulah terakhir operasi tambah-kurang. Tidak peduli operasi itu posisinya belakangan, kalau tingkatannya lebih tinggi, operasi itulah yang dikerjakan duluan.

Oleh karena itu, jangan lupa apit dengan tanda kurung jika operasi tertentu mau didahulukan.

Penempatan Hasil Perhitungan Aritmatika ke Dalam Variabel.

Kalau hasil perhitungan mau digunakan lagi, hasil operasi matematika itu bisa dimasukkan ke dalam sebuah variabel dengan menggunakan kode =.

hasil = 2 * 7 + 6 + 2 ** 3 – 9 / 7

hasilbulanan = hasil * 31

Itu contohnya. Jangan lupa variabel dalam python memiliki beberapa aturan:

  1. Variabel dapat berupa nama singkat (v, vt, a, t) atau nama deskriptif (kecepatan, kecepatan akhir, percepatan, waktu).
  2. Nama variabel harus dimulai dengan huruf atau garis bawah (_)
  3. Nama variabel tidak boleh dimulai dengan angka.
  4. Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric (a-z, 0-9) dan garis bawah (_)
  5. Nama variabel sensitif terhadap huruf kapital. variabel Nama dan nama dianggap dua variabel yang berbeda.

Untuk penempatan data ke dalam variabel akan dibahas pada artikel selanjutnya. Sekarang adalah saatnya quiz! Cek quiz pada halaman berikutnya.

veanti

Siapa penulis utama veantiworld.com? Blog ini dibuat, dikelola, dan ditulis oleh Desak Putu Okta Veanti. Penulis adalah dosen jurusan klimatologi dan juga salah satu lulusan terbaik Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Penulis lulus Master Program of School of Integrated Climate System Science, University of Hamburg, Germany pada tahun 2017. Saat ini penulis aktif menekuni pekerjaan sebagai dosen, menulis blog, belajar Python, meningkatkan kemampuan bahasa asing, serta mencari informasi mengenai pseudo-science seperti astrologi dan tarot.

Tinggalkan Balasan